
Dua bulan berlalu sejak bencana banjir bandang menyapu Sumatra, namun ruang hidup belum kembali seperti semula. Tenda-tenda darurat masih menjadi tempat tidur dan tempat beristirahat.
Puasa Ramadhan mereka jalani dalam kondisi yang masih serba terbatas.

“Kalau siang panas banget di tenda, malam lebih dingin. Dapur di pengungsian sini kita udah usahakan biar ada makanan yang cukup, tapi sekarang tersisa beras dan mie aja,” ucap salah satu ibu di pengungsian Dusun Rongoh, Aceh Tamiang.
#OrangBaik, mari terus temani perjuangan para penyintas. melalui program Dapur Ramadhan. InsyaAllah, bantuan akan dilakukan dengan menyediakan iftar bagi para penyintas.
Salurkan donasi terbaikmu dengan cara:
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik